Tag Archive | nusantio setiadi

Hasil Sementara Pilwako Singkawang 2012


Berikut di bawah ini adalah hasil sementara Pilwako Singkawang 2012 versi koran “Tribun Pontianak” :

  1. Awang Ischak-Abdul Muthalib  (no. 1)             : 44.082 suara atau 45,50%
  2. Hasan Karman-Ahyadi (no. 3)                         : 41.539 suara atau 42.57%
  3. Nusantio Setiadi-Tasman (no. 4)                    :   9.515 suara atau 9,57%
  4. Henoch Thomas-Rozanuddin (no. 2)                :   2.441 suara atau 2,50%

Untuk hasil resmi, mari menunggu hasil penghitungan dan rekapitulasi dari KPU Singkawang yang akan diumumkan secara resmi nantinya.

Singkawang, 21 September 2012

Flashback Hasil Pilwako Singkawang 2007


Berikut di bawah ini adalah hasil suara yang berhasil diperoleh masing-masing pasangan calon dalam pemilihan Walikota-Wakil Walikota Singkawang pada tahun 2007 silam.

  1. Hasan Karman-Edy Yacoub                : 36. 103 suara (41.8%)
  2. Awang Ischak-Raymundus Sailan*     : 30.706 suara (35.6%)
  3. Darmawan-Ignatius Apui                    : 13.716 suara  (15.9%)
  4. Suyadi Wijaya-Bong Wui Khong        :  3.006 suara (3.5%)
  5. Syafei Djamil-Felix Periyadi                :  2.763 suara (3.2%)

* incumbent periode 2002-2007

Total suara sah  86.294 suara dan Hasan Karman-Edy Yacoub ditetapkan KPU Singkawang sebagai pemenang atau terpilih sebagai Walikota-Wakil Walikota periode 2007-2012.

Dari hasil di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa penantang berhasil mengalahkan incumbent yang mempunyai basis sangat kuat. Akankah pada pemilihan tahun 2012 ini akan mengikuti pola 2007 di mana incumbent berhasil dikalahkan penantang ? Pada tanggal 20 September ini akan terjawab secara pasti. Yang jelas massa peserta kampanye pendukung incumbent maupun penantangnya sama-sama sangat ramai, kecuali pasangan calon no. 2 yang terasa lebih sepi. Jadi nampaknya persaingan akan sangat ketat.

Sumber data : kompas.co.id

Singkawang, 13 September 2012

Nomor Urut Calon Walikota-Wakil Walikota Singkawang pada Surat Suara


Berikut di bawah ini adalah nomor urut calon Walikota-Wakil Walikota Singkawang yang akan dicetak pada surat suara sesuai hasil pengambilan undian/penetapan pada hari ini di Hotel Mahkota Singkawang yang diselenggarakan oleh KPU Singkawang.

1. Awang Ishak-Abdul Muthalib
2. Henoch Thomas-Rozanuddin
3. Hasan Karman-Ahyadi*
4. Nusantio Setiadi-Tasman

* sama dengan nomor urut pilkada 2007 silam, beda pasangan sekarang.

Posted from WordPress for Android

Polling Menjelang Pilwako Singkawang 2012


Peta figur calon Walikota Singkawang terkini


KPU telah menetapkan tanggal 20 September 2012 sebagai hari penyelenggaraan secara bersamaan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan Walikota-Wakil Walikota Singkawang. Berarti masih menyisakan waktu sekitar 4 (empat) bulan lagi kepada setiap figur untuk mempersiapkan langkah-langkahnya meraih pucuk pimpinan daerah.

Lalu sejauh mana persiapan setiap figur dan respon masyarakat terkini terhadap mereka yang telah menyatakan diri maju dalam pilkasung Singkawang 2012 ? Penulis mencoba memaparkan dalam tulisan ini sesuai dengan pengamatan dan suara-suara yang didengar di lapangan dan berita yang berkembang di media cetak lokal.

Hasan Karman, sang incumbent, tanpa masalah bisa mencalonkan diri lagi karena partai yang menaunginya, PPIB, mempunyai 4 (empat) kursi di DPRD Singkawang. Sebagaimana kita tahu, partai yang berhak mengajukan calon walikota-wakil walikota sesuai syarat dari KPUD, harus mempunyai minimal 4 (empat) kursi baik secara eksklusif/sendiri maupun hasil koalisi/gabungan beberapa partai. Sedang jalur independen (nonpartai) harus bisa menjaring minimal 6% fotokopi KTP dari warga Singkawang yang telah mempunyai KTP. Namun kabar terkini konon PDIP akan berkoalisi dengan PPIB mengusung Hasan Karman, namun demikian belum terkonfirmasi siapa yang akan mendampingi beliau sebagai calon wakil walikota atau pasangannya. Penulis memperkirakan suara untuk incumbent akan menurun dibanding 2007 silam seiring makin kritisnya calon pemilih. Namun suara dukungan tetap tidak bisa dianggap remeh.

Figur yang mencuat ke atas dan katanya punya kans paling kuat untuk bisa menyaingi Hasan Karman adalah Nusantio Setiadi. Partai yang terkonfirmasi akan mengusungnya adalah Partai Karya Pembangunan (Pakar Pangan, 2 kursi) dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra, 2 kursi). Adapun pendampingnya adalah Tasman, mantan pejabat struktural/birokrat di lingkungan Pemkot Singkawang dan mantan guru yang pernah menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Singkawang. Dalam polling media cetak lokal, Nusantio Setiadi memimpin terus perolehan suara dukungan dengan persentase suara tertinggi di antara semua figur. Sejumlah kalangan bahkan berani berpendapat bahwa Nusantio Setiadi bisa saja mengalahkan sang incumbent bila bercermin dari banyaknya dukungan dari hari ke hari yang berkembang di masyarakat. Figur Nusantio Setiadi terkenal dengan jiwa sosialnya yang tinggi dan prestasinya saat aktif dalam organisasi alumni (masih aktif) maupun ormas sebelumnya.

Awang Ishak dan Abdul Muthalib mendapatkan dukungan dari PAN, mungkin saja GolKar akan mengusungnya juga walau belum ada pernyataan resmi. Demokrat masih belum menyatakan sikap soal figur yang akan diusungnya karena kepengurusan lokalnya yang sedang bermasalah. Suara untuk Awang Ishak-Abdul Muthalib nampaknya akan berasal dari calon pemilih tradisional. Suara memang masih lumayan banyak namun diperkirakan akan turun mengingat faktor usia.

Kabar terkini, sesuai berita di AP Post (07/05/2012), Andy Victorio telah menyatakan secara resmi mundur dari pencalonannya sebagai kandidat walikota singkawang. Tidak disebutkan alasan pengunduran dirinya lebih lanjut.

Akhirnya, pendapat pribadi penulis adalah memperkirakan pertarungan pilkadasung Singkawang kali ini akan berlangsung 2 (dua) babak mengingat ketatnya persaingan antar calon.

Posted from WordPress for Android

Seputar Balon Walikota


Dalam tahun ini (2012), Kota Singkawang akan menyelenggarakan pesta demokrasi daerah (pemilihan gubernur-wakil gubernur Kalimantan Barat dan pemilihan walikota-wakil walikota Singkawang). Duet Walikota Singkawang, Hasan Karman, dan wakilnya, Edy R. Yacoub, akan berakhir masa jabatannya dalam tahun ini (masa jabatan 2007-2012). Pada tahun 2007 silam, satu tahun sebelum krisis finansial yang mengguncang dunia yang diawali masalah subprime-mortgage di Amerika Serikat dan bangkrutnya Lehman Brothers, pasangan tersebut mendobrak sejarah dengan mengalahkan incumbent saat itu, Awang Ishak-Raymundus Sailan. Hasan Karman adalah walikota pertama di Indonesia dari etnis Tionghoa.

Lalu bagaimana peta persaingan menuju KB 1 C ?

Media cetak lokal sejak tahun lalu telah memunculkan beberapa nama bakal calon (balon) walikota. Nama yang tidak asing dan secara terbuka menyatakan akan maju adalah Awang Ishak yang akan berpasangan dengan Abdul Muthalib. Nama-nama lainnya antara lain Nusantio Setiadi, Andy Victorio selain incumbent sendiri, Hasan Karman. Belakangan muncul juga nama Darmawan (pernah ikut bertarung dalam pilkada Singkawang 2007 silam, berpasangan dengan Ignatius Apui, tapi kalah telak) dan Direktur PDAM Singkawang, Kristina Kilim, yang mengambil formulir pencalonan wakil walikota lewat perahu PDIP.

Secara umum incumbent memang masih cukup kuat, tapi suara dukungan diperkirakan akan turun dibanding 2007 silam yang penuh dengan euforia karena adanya kesan dizalimi (banyak warga Tionghoa tidak mendapat surat undangan untuk memilih, tetapi kemudian cukup banyak yang mendapatkan setelah sejumlah tokoh Tionghoa turun ke jalan berunjuk rasa melakukan protes kepada KPUD, dan akhirnya bisa ikut menggunakan hak pilih).

Figur lain yang mendapatkan dukungan sejumlah pengusaha kuat asal Singkawang di Jakarta adalah Nusantio Setiadi. Sekarang beliau aktif di organisasi alumni, yakni sebagai Presiden Ikatan Alumni SMP Bruder Singkawang (Kaliber’s), sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Permasis (Perkumpulan Masyarakat Singkawang dan sekitarnya), sebuah ormas orang Singkawang dan sekitarnya terkemuka di Jakarta.

Nusantio Setiadi (吴 如 山)

image

Nusantio Setiadi (Ng Ju San/吴 如 山) adalah putra kedua (anak ketiga) dari pasangan Setiadi (Ng Miau Khui) – alm. Lie Nyiat Cu dilahirkan pada tahun 1964 (47 tahun), lulusan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Pontianak) dan Program Magister Manajemen STIE Supra (Jakarta). Sekarang bekerja sebagai direktur perusahaan kontraktor metal, PT Sinarrejeki Lasindounggul, Tangerang Selatan.

Memang masih agak dini untuk memperkirakan, oleh sebab itu penulis akan mengikuti perkembangan lebih lanjut dan menuliskannya di lain kesempatan dalam blog ini.

Baca lebih lanjut